• Breaking News

    Jumat, 11 Januari 2013

    Ratusan Sayur Dan Sembako Rusak Berat Akibat Cuaca Buruk


     Akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi yang melanda perairan laut Jawa, puluhan muatan kapal berupa barang seperti sayuran, buah-buahan dan sejumlah produk makanan seperti sembako mulai membusuk karena terlalu lama tertahan di Pelabuhan Gresik. 
    Zainuddin, salah satu pemasok sayur di Pulau bawean mengaku rugi besar akibat barang dagangannya banyak yang membusuk di Pelabuhan Gresik.
    "sudah sepekan ini tidak ada pelayaran menuju Pulau Bawean, sehingga barang dagangan berupa sayur mayur dan sembako banyak yang busuk dan rusak,"Ucap Zainuddin, Jum'at(11/01).
     
    Pria paruh baya tersebut hanya bisa berharap dan berdo'a, semoga cuaca cepat membaik sehingga dia bisa menyeberang ke Pulau Bawean untuk menjajakan barang dagangannya yang masih belum rusak dan layak jual.  
     
    Sementara itu, puluhan kapal yang akan mengirimkan barang dagangan ke Dumai, Sampit dan sejumlah daerah lainnya di wilayah Kalimantan dan Sulawesi juga ikut tertahan.
     

    Selain Zainuddin dan puluhan kapal pengangkut barang lainnya, Pelayaran penumpang yang menuju Pulau Bawean yang biasanya dilayani oleh Kapal Ekspress Bahari juga terhambat, sehingga ratusan penumpang tujuan pulau Bawean tidak terangkut hingga sekarang.
     
    Sementara itu, Zainuddin, salah satu nahkoda kapal mengaku, berhentinya pelayaran akibat cuaca buruk dikhawatirkan merusak barang yang akan dikirimkan, sehingga tidak layak konsumsi.
     
    "Kapal kami sudah tertahan sejak Sabtu 5 Januari, dan muatan yang ada dalam kapal mayoritas sembako. Oleh karena itu kami khawatir tidak layak makan," katanya.
     
    Zainuddin menjelaskan, kerusakan barang akibat berhentinya pelayaran bisa merugikan pemilik kapal, sebab barang nantinya tidak akan layak makan.
     
    "Kami khawatir sembako yang sudah diangkut akan busuk dan tidak bisa dikonsumsi," katanya.
     

    Sementara itu hingga kini, pihak Pelabuhan Gresik terus melakukan pemantauan cuaca untuk melihat perkembangan ketinggian gelombang, serta melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.(ika/ayat)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Fashion

    Beauty

    Travel